Pengantar Dimensi yang Lebih Indah dari Realita


Akhir pekan baru saja mengintip, kehadirannya seringkali menjadi pereda ketegangan bagi mereka yang sibuk bergerak atas nama masa depan. Sibuk kusut dan tak jarang mendaya upaya, menjauh dari masa lalu. Ada yang berhasil ada juga yang tak kemana-mana. Barangkali ekspresi perasaan semacam itu bisa diwakili petikan gitar sederhana seroang Rifki Afsari dan suara vokal Jati Andito. Keduanya adalah penggerak unit kooperatif alternatif pop bernama Westjamnation.



Aksi Westjamnation di Paviliun 28, Februari 2018 silam. Foto : dok,Westjamnation
Mereka baru saja menuntaskan perjumpaan karya musik mereka dengan paparan visual yang cukup mengena. Video klip ‘Sudah Terlambat’ resmi dirilis sebagai bagian perjalanan musik mereka sejak 2010. Berkarya dan mengajak pendengarnya untuk bercengkerama dengan alam semesta.

Perbincangan melodi mereka telah kukuh dan terpahat dalam mini album Westjamnation. Berbekal empat nomor easy listening yang layak simak macam ‘Sudah Terlambat’, ‘Holiday’, ‘Love Bus’ dan ‘Don’t You Know’, musik mereka sukses memikat penyuka musik tanah air. Utamanya Bandung dan Jakarta, dua kota dimana mereka tumbuh dan berkarya hingga saat ini.

Eksplorasi musik yang sarat ragam, ditambah penggalan lirik positif memang menjadi pilihan jujur demi mengajak pendengar ikut bernyanyi sembari menyuarakan pesan positif yang sama.

Hal yang sama dengan yang mereka lakukan kala menjamu muda-mudi untuk hadir di Paviliun 28 (Kebayoran Baru, Jakarta Selatan), tempat dimana mereka luncurkan video klip ‘Sudah Terlambat’, 12 Februari 2018 silam.

Malam itu penonton yang datang dihibur oleh penampil pembuka MJ & The Carousel. Dengan petikan gitar akustik, denting piano, dan lirik bernafaskan kehidupan remaja. Berlanjut kepada penyanyi dan penulis lirik, Gabriel Mayo. Dengan gitar dan cajon di kakinya, ia bernyanyi menghibur dengan lagu-lagu yang sudah dikenal penontonnya. 

Balutan acara yang bertajuk #LebihIndahDariRealita : Pesta Rilis Video Musik “Sudah Terlambat” sukses menggiring massa menyaksikan live perfomance dari Westjamnation yang membawakan nomor-nomor dari self-titled album dan dua lagu terbaru yang belum sempat direkam, yaitu “Stay” dan “Girl on the Rainbow”.

Khusus di lagu “Sudah Terlambat”, Westjamnation mengajak Hasnah Mufidah, penari yang menjadi tokoh dalam video klip ke atas panggung, menginterpretasikan lagu ini dan langsung dipancarkan sinar berwarna-warni dari overhead projector (OHP) oleh Atenk. Atenk “Psychobiji” adalah sosok visual artist yang menampilkan teknik double exposure dengan model penari Hasnah Mufidah. Perempuan yang biasa dipanggil “Mufi” yang berprofesi sebagai desainer interior, penari, aktif di Gerkatin Kepemudaan dan Teater Musikal Inklusif, serta seorang pengguna bahasa isyarat aktif untuk berkomunikasi.

Video klip hasil kolaborasi ini membuat penonton berdecak kagum. Penonton terkesima akan keindahan warna-warni yang tercipta dari padu padan tinta-tinta, alunan musik, dan penampilan Mufi lewat bahasa isyarat dan tari kontemporernya. Sebuah performa musik mengagumkan yang memanjakan indera lewat audio maupun visual.

Panggung mereka malam itu kemudian ditutup dengan kolaborasi bersama Michael Felisianus di lagu “Holiday”. “Holiday” menjadi epilog dari Westjamnation yang mengingatkan siapa saja untuk rehat sejenak dari hiruk pikuk pekerjaan dan ambillah waktu berlibur.

Gemuruh tepuk tangan pun memenuhi Paviliun 28 saat Westjamnation pamit undur diri. Bersamaan dengan DJ Nitja menemani sesi santai pengunjung yang masih ingin menikmati euforia penampilan dari Westjamnation. Penonton yang hanyut dalam sebuah dimensi yang lebih indah dari realita.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.